Skripsi
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKSI DAN PEMASARAN BUSANA READY TO WEAR PADA BUTIK ASRIANDY ACCI DI KOTA MAKASSAR
Meilani, 2026. Analisis Peningkatan Produksi dan Pemasaran Busana Ready to wear Pada Butik Asriandy Acci Di Kota Makassar. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Makassar. (Dibimbing oleh Haerani dan Syarifah Suryana) \\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\n\\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji: (1) kondisi produksi busana ready to wear pada Butik Asriandy Acci di Kota Makassar, (2) strategi pemasaran busana ready to wear yang diterapkan oleh Butik Asriandy Acci, dan (3) faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi dan pemasaran busana ready to wear. Penelitian dilaksanakan di Butik Asriandy Acci, Kota Makassar, dengan melibatkan pemilik usaha dan empat orang karyawan sebagai informan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi produksi busana ready to wear telah dikelola secara sistematis melalui perencanaan desain, pemilihan bahan baku, pembagian tugas tenaga kerja sesuai kompetensi, penggunaan peralatan produksi, proses produksi, dan quality control; (2) strategi pemasaran menerapkan bauran pemasaran (marketing mix) yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi melalui media sosial Instagram serta partisipasi dalam fashion show; dan (3) Faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi dan pemasaran dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal meliputi pengelolaan produksi, inovasi desain, kualitas bahan baku, kompetensi tenaga kerja, peralatan produksi, quality control, dan pemberian reward kepada karyawan. Faktor pendukung eksternal meliputi permintaan pasar, kepercayaan dan loyalitas pelanggan, lokasi usaha yang strategis, pemanfaatan media sosial, serta keikutsertaan dalam fashion show dan komunitas fashion. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan bahan baku, belum adanya tenaga pemasaran khusus, dan meningkatnya beban produksi saat jumlah pesanan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan produksi dan pemasaran busana ready to wear pada Butik Asriandy Acci didukung oleh pengelolaan produksi yang sistematis, penerapan strategi bauran pemasaran, serta optimalisasi faktor internal dan eksternal. \\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\n\\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nKata Kunci: Produksi, Strategi Pemasaran, Ready to wear, Butik Asriandy Acci.
No copy data
No other version available