Tugas Akhir
INOVASI NUGGET AYAM DENGAN PENAMBAHAN PUREE JAMUR KANCING (AGARICUS BISPORUS) SEBAGAI PRODUK MAKANAN SEHAT
Afriyana Nurmala 2026. Inovasi Nugget Ayam dengan Penambahan Puree Jamur Kancing (Agaricus bisporus) sebagai Produk Makanan Sehat. Tugas Akhir, Program Studi D4 Tata Boga, Jurusan Pariwisata dan Perhotelan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. (Dibimbing Oleh Besse Qur’ani Dan Ratnawati) \r\n\r\nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) proses pembuatan puree jamur kancing; (2) proses pembuatan nugget ayam dengan penambahan puree jamur kancing; (3) tingkat penerimaan panelis terhadap nugget ayam dengan penambahan puree jamur kancing; (4) kandungan gizi makro (kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat) pada formulasi nugget ayam terpilih dengan penambahan puree jamur kancing. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan eksperimen melalui empat formulasi, yaitu F0 (0%) Puree jamur kancing, F1 (25%) puree jamur kancing, F2 (50%) puree jamur kancing, dan F3 (75%) puree jamur kancing. Uji organoleptik dilakukan kepada 64 panelis dengan parameter warna, aroma, tekstur, rasa, overall, dan tingkat kesukaan, sedangkan analisis kandungan gizi meliputi kadar abu, air, protein, lemak, dan karbohidrat. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembuatan puree jamur kancing melalui tahapan pemilihan bahan, pencucian, pemotongan, dan penghalusan; (2) pembuatan nugget ayam dengan penambahan puree jamur kancing dilakukan melalui tahapan pencampuran bahan, pengukusan, pemotongan, pelapisan, dan penggorengan; (3) tingkat penerimaan panelis menunjukkan bahwa formulasi F2 (50%) puree jamur kancing memiliki tingkat penerimaan tertinggi sebesar 79,7% dan paling disukai panelis dibandingkan formulasi lainnya. Tingkat penerimaan pada F0 sebesar 40,6%, F1 sebesar 43,8%, dan F3 sebesar 35,9%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penambahan puree jamur kancing berpengaruh signifikan terhadap warna (p=0,033) dan berpengaruh sangat signifikan terhadap aroma, tekstur, rasa, overall, serta tingkat kesukaan panelis (p=0,000); (4) kandungan gizi makro dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Hasil analisis menunjukkan bahwa formulasi F2 (50%) puree jamur kancing memiliki kadar abu 2,32%, kadar air 44,19%, protein 9,60%, lemak 7,18%, dan karbohidrat 36,71%. Dibandingkan dengan formulasi F0 yang memiliki kadar abu 1,42%, kadar air 50,38%, protein 12,42%, lemak 6,82%, dan karbohidrat 28,96%, formulasi F2 memiliki kadar abu, lemak, dan karbohidrat yang lebih tinggi, sedangkan kadar air dan protein lebih rendah. \r\n\r\nKata kunci: Nugget Ayam, Puree Jamur Kancing, Uji Organoleptik, Kandungan Gizi Makro, Produk Makanan Sehat.
No copy data
No other version available