Tugas Akhir
PENERAPAN TEKNIK FRAYED DAN ANYAMAN PADA PEMBUATAN BUSANA MUSLIM SUMBER IDE KETUPAT
Tujuan dari perancangan busana ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik
frayed dan anyaman pembuatan busana muslim dengan sumber ide ketupat. Teknik
anyaman dipilih karena mampu menciptakan struktur dan pola yang kuat serta
bernilai estetis, sedangkan teknik frayed memberikan efek serat terurai yang
menambah kesan artistik dan modern. Ketupat sebagai sumber ide dipilih karena
memiliki nilai filosofis yang melambangkan kesucian, kebersamaan, dan
keikhlasan, serta memiliki bentuk geometris yang dapat diaplikasikan dalam desain
busana. Metode yang digunakan adalah metode perancangan produk dengan
tahapan meliputi 1) Mendesain, 2) Memilih bahan, 3) Mengambil ukuran, 4)
Membuat pola, 5) Peletakkan pola pada kain, 6) Menggunting bahan, 7) Pemberian
tanda kampuh hingga 8) Proses menjahit dan finishing. Produk yang dihasilkan
berupa busana muslim kontemporer yang terdiri dari kemeja, celana, outer, dan topi
dengan kombinasi bahan jeans, silk, dan satin roberto. Teknik anyaman diterapkan
pada bagian celana dan outer, sedangkan teknik frayed diterapkan pada kemeja dan
celana sebagai aksen dekoratif. Hasil dari tugas akhir ini menunjukkan bahwa
penerapan teknik frayed dan anyaman mampu menghasilkan busana muslim yang
inovatif, estetis, dan memiliki nilai budaya. Kombinasi kedua teknik tersebut
memberikan karakter desain yang unik serta memperkuat identitas visual yang
terinspirasi dari ketupat, tanpa menghilangkan fungsi utama busana muslim sebagai
penutup aurat yang sopan.
No copy data
No other version available